Mahasiswa KKN Undip Melakukan Revitalisasi Bank Sampah di Desa Temon

Mahasiswa KKN Undip Desa Temon Bersama Perangkat Desa

GROBOGAN – Tim  II KKN Undip 2019 Desa Temon pada minggu ke empat menjalankan program multidisiplin berupa revitalisasi bank sampah yang diadakan di Balai Desa Temon dengan sasaran yaitu perangkat desa dan perwakilan warga Desa Temon. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan materi dari semua anggota tim berdasarkan bidang ilmunya masing-masing. Kegiatan ini juga di hadiri oleh sekretaris desa Temon, Eko selaku penanggungjawab untuk Tim KKN dari Desa Temon.

Revitalisasi bank sampah yang dilakukan oleh Tim II KKN Undip 2019 merupakan upaya mengatasi masalah sampah yang menjadi problem utama di Desa Temon. Selain itu produk yang menjadi icon dalam program ini yaitu akuaponik sebagai bentuk pemanfaatan sampah anorganik dan pupuk kompos sebagai bentuk pemanfaatan sampah organik. Adanya kedua produk tersebut diharapakan dapat menjadi contoh bagi masyarakat Desa Temon dalam memanfaatkan sampah anorganik dan organik serta dapat memilahnya dengan baik dan benar.

Akuaponik dibuat dengan memanfaatkan sampah gelas plastik bekas minuman dan juga ember bekas dengan budidaya sayuran bayam. Sedangkan pupuk kompos dibuat dari sampah organik yang diambil langsung dari Pasar Temon dengan jenis kompos yang dibuat yaitu jenis keranjang takamura yang lebih mudah dan sederhana sehingga mudah untuk diterapkan. Peserta yang mengikuti kegiatan acara ini sangat antusias dan tertarik terhadap produk unggulan dari program multidisplin Tim KKN Desa Temon.

Mahasisa KKN Undip Menyampaikan Materi Kepada Peserta yang Hadir

Materi lain dari kegiatan revitalisasi bank sampah ini yaitu adanya edukasi mengenai dampak sampah bagi kesehatan. Tujuan adalah untuk membuka wawasan dan kesadaran warga Desa Temon agar nantinya dapat mengelola sampah dengan baik dan benar. Selanjutnya materi mengenai edukasi pemilihan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Desa Temon. Tak hanya itu saja, Tim KKN Undip juga memberi edukasi mengenai pemanfaatan kulit semangka sebagai manisan yang produk olahannya dapat secara langsung di nikmati oleh peserta kegiatan. Akhir dari kegiatan program ini dibagikan leaflet mengenai pengelolaan sampah yang baik dan benar serta pemanfaatannya. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat Desa Temon mulai bijak dalam mengelola sampah sehingga tidak lagi menjadi masalah utama di Desa Temon. Selain itu juga meningkatkan kesadaran para warga agar lebih tertib dalam membuang sampah pada tempatnya dan tidak membakarnya kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *